4 (lagi) Mahasiswa Udayana Bali ditangkap,4 mahasiswa terancam 2 tahun di Pengadilan Jaksel
CATATAN Fadjroel: Kenapa mahasiswa berteriak? Karena ada KETIDAKADILAN yang dibuat, dipertahankan atau diabaikan sebuah rezim. Bila sebuah rezim memusuhi mahasiswanya, kaum mudanya, rezim itu umumnya sudah menandatangani lubang kuburnya sendiri.Cepat atau lambat rezim itu akan terkubur habis dalam sejarah.
DENPASAR – Poltabes Denpasar menangkap empat orang mahasiswa Universitas Udayana. Keempatnya ditangkap karena berunjukrasa saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke kampus mereka.
Kedatangan Presiden dalam rangka meresmikan Institute for Peace and Democracy yang menjadi bagian rangkaian pertemuan “Bali Democracy Forum”.
“Penangkapan ini kami anggap sebagai keprihatinan di tengah upaya Presiden SBY mengembangkan demokrasi,” kata Zed Hasan, salah satu mahasiswa yang ditangkap, Rabu (10/12/2008).
Penangkapan berawal saat polisi menghadang keempat mahasiswa ketika mereka tengah menuju ke lokasi dengan menggunakan dua sepeda motor. Setelah digeledah, polisi menemukan spanduk bertuliskan “Komponen Rakyat Bali Tolak UU Pornografi”. Selain itu mereka membawa poster yang bertuliskan “Go To Hell Mr Presiden”.
Kepada polisi keempatnya yang tergabung dalam organisasi Frontier mengaku akan melakukan aksi sebagai bagian dari kebebasan berekspresi. “Ini hak kami karena berada di kampus kami. Polisi tak berhak melarang,” imbuh Zed Hasan.
Menurutnya, SBY harus bersedia mendengar aspirasi itu karena sehari sebelumnya telah menandatangani RUU sehingga bisa segera menjadi UU. Setelah sempat berdebat, polisi kemudian memasukkan mereka ke dalam mobil dan mengangkutnya ke Polsek Bualu. (Miftachul Chusna/Sindo/uky)


